Tradisi Keagamaan Masyarakat Pesisir(Studi Kasus Masyarakat Nelayan Desa Ketapang Raya Kecamatan Keruak

Authors

  • Lenny Herlina UIN Mataram Author

DOI:

https://doi.org/10.70032/z31awx60

Keywords:

Nilai, Keagamaan, Masyarakat, Nelayan

Abstract

Tradisi dan perwujudan ajaran agama memiliki keterkaitan 
yang erat, karena itu tradisi tidak dapat dipisahkan begitu saja dari 
masyarakat atau lembaga dimana ia dipertahankan, sedangkan 
masyarakat juga memiliki hubungan timbal balik bahkan saling 
mempengaruhi dalam agama. Agama mempengaruhi jalannya 
masyarakat dan pertumbuhan masyarakat mempengaruhi pemikiran 
terhadap agama. Keberagamaan manusia, pada saat yang bersamaan 
selalu disertai dengan identitas budayanya masing-masing yang 
berbeda-beda. Beberapa sikap keagamaan yang tampak dalam diri 
seseorang dalam menjalankan tugasnya, diantaranya adalah 
kejujuran, keadilan, bermanfaat bagi orang lain, rendah hati, bekerja 
efisien, visi kedepan, disiplin tinggi, dan keseimbangan. Secara 
umum budaya dapat terbentuk secara prescriptive dan dapat juga 
secara terprogram sebagai bagian dari proses pembelajaran atau 
solusi terhadap suatu masalah. Pertama adalah pembentukan atau 
terbentukanya tradisi keagamaan melalui penuturan, peniruan, 
penganutan dan penataan suatu tradisi dari atas atau dari luar pelaku 
budaya yang bersangkutan. Kedua pembentukan budaya secara 
terprogram melalui proses pembelajaran. Pola ini bermula dari dalam 
diri pelaku budaya, dan suatu kebenaran, keyakinan, anggapan dasar 
atau dasar yang dipegang teguh sebagai pendirian, yang kemudian
diaktualisasikan menjadi kenyataan melalui sikap dan perilaku

References

Departemen Agama RI. Al Qur’an dan Terjemahan

Dokumen Desa Ketapang Raya tahun 2016.

Hicman dan Silva. dalam Purwanto, Budaya perusahaan.Yogyakarta: Pustaka

Pelajar,1984.

Koentjaningrat. Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan; dalam Muhaimin,

Nuansa Baru Pendidikan Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada. 2006.

Muhaimain, Paradigma Pendidikan Islam. Bandung: Rosdakarya, 2001.

Mulyasa. Pedoman Manajemen Berbasis Madrasah ,Cet. II; Jakarta: Departemen Agama RI, 2005.

Novan Ardy Wiyani. Pendidikan Karakter Berbasis Iman dan Taqwa.Yogyakarta: Teras, 2012.

Toto Tasmara. spritual centered leadersip: kepemimpinan berbasis spiritual

Jakarta: Gema Insani Pers, 2006

Downloads

Published

2024-07-10

How to Cite

Tradisi Keagamaan Masyarakat Pesisir(Studi Kasus Masyarakat Nelayan Desa Ketapang Raya Kecamatan Keruak. (2024). TAFAQQUH, 3(2), 1-16. https://doi.org/10.70032/z31awx60