Dinamika Penegakan Hukum Lingkungan di Kalimantan Tengah: Paradoks Ekonomi dan Konservasi Hutan

Authors

  • Raden Alya Nabila Universitas Islam Negeri Palangka Raya Author
  • Intan Nuraini Universitas Islam Negeri Palangka Raya Author

DOI:

https://doi.org/10.70032/22p9pm57

Keywords:

environmental law enforcement, forest fires, deforestation, economic policy, Central Kalimantan

Abstract

This study aims to analyze the dynamics of environmental law enforcement in Central Kalimantan, examine the policy paradox between economic interests and forest conservation, and identify the factors affecting the effectiveness of environmental law enforcement. This research employs a qualitative approach using a descriptive-analytical method through a literature review of legislation, official reports, and scientific publications. The findings indicate that environmental law enforcement remains fluctuating. In 2019, the burned forest and land area reached 202,486 hectares, while deforestation due to land conversion resulted in the loss of approximately 42,000 hectares of natural forest. The study also reveals that law enforcement has not been fully effective due to economic pressures, pro-investment policies, and structural factors, including overlapping regulations and inconsistent data, as well as disparities in law enforcement between small-scale offenders and large corporations. The contribution of this study lies in its integrative analysis that connects legal, economic, and structural aspects in explaining the dynamics of environmental law enforcement in Central Kalimantan, thereby providing a basis for strengthening forest protection policies and improving the effectiveness of environmental law enforcement.

 

References

Agustina, Ika Claudia. Kementerian riset teknologi dan pendidikan tinggi universitas brawijaya fakultas hukum malang. 2016.

Bahari, Raha, Dan Mu’adil Faizin. “deforestasi dan krisis ekologis kalimantan: dampak regulasi pembukaan lahan terhadap kesejahteraan dan konflik sosial masyarakat.” Journal of legal, political, and humanistic inquiry 1, no. 3 (2026): 318–30. Https://doi.org/10.65310/8wv3fd08. DOI: https://doi.org/10.65310/8wv3fd08

Brown, Peter G., dan Peter Timmerman. Ecological economics for the anthropocene: an emerging paradigm. Columbia university press, 2015. DOI: https://doi.org/10.7312/brow17342

Choerudin, Achmad. “green leadership: pemimpin masa depan.” Kepemimpinan manajemen lingkungan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, 2024, 55.

Achmad Cholidin, Hukum lingkungan: prinsip, regulasi, dan penegakan untuk keadilan ekologis. Prenada media, 2025.

Hafizrianda, Yundy, Transna Putra Urip, Dan Ida Ayu Purbariani. Metode penelitian ekonomi praktis. Detak pustaka, 2025.

Hikmah, Nurul, Rio Pratama, Dan Pambajeng Luluh Dyah Pangestu. “kearifan lokal dan kebijakan publik: harmonisasi kebijakan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kalimantan tengah.” Jurnal locus penelitian dan pengabdian 4, no. 12 (2025): 11522–33. Https://doi.org/10.58344/locus.v4i12.4958. DOI: https://doi.org/10.58344/locus.v4i12.4958

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “sipongi.gakkum.kehutanan.go.id/indikasi-luas-kebakaran.” Diakses 22 april 2026. Https://sipongi.gakkum.kehutanan.go.id/indikasi-luas-kebakaran.

Khalisa, Rahil, Saskia Besthianna, Shofa Zahira Arrumaisha, Silviana Cindy Kharissa, dan Syavina Alya Rohimah. “efektivitas penegakan hukum lingkungan dalam mengatasi krisis lingkungan hidup di indonesia.” Al iman: jurnal keislaman dan kemasyarakatan 9, no. 2 (2025): 1000–1020.

Nico Andrianto “mengawal tata kelola & tujuan bernegara - - google buku.” Diakses 22 april 2026.

Edi Sutikno, Penguatan perlindungan hukum terhadap orang dengan gangguan jiwa dalam upaya penanggulangan pemasungan. Penerbit lawwana, 2026.

Muthmainnah, Wahyu Rasyid. “penegakan hukum lingkungan terhadap kerusakan lingkungan hidup.” Madani legal review 4, no. 2 (2020): 96–107. Https://doi.org/10.31850/malrev.v4i2.679. DOI: https://doi.org/10.31850/malrev.v4i2.679

Pramudya, E. Pantja. Mengupayakan konservasi di tengah kompleksitas penggunaan lahan: ekologi politik di sembilang-dangku. Zoological society of london (zsl) indonesia, 2020. Https://repository.zsl.org/publications/315855/.

Rahmatan Tanjung, Yola Andini, Haikal Meisandi, Nurmala Sari Dongoran, Syamsiah. Tantangan dan prospek penegakan hukum lingkungan di indonesia | aksioma : jurnal sains ekonomi dan edukasi. T.t. Diakses 22 april 2026. Https://manggalajournal.org/index.php/aksioma/article/view/2117. DOI: https://doi.org/10.62335/aksioma.v2i12.2117

Rima Hartati. Ekonomi kelembagaan (konsep, teori, study kasus). Alinea indonesia, 2025.

Rompas, Benadito, Dan Tri Hayati. “implikasi kebijakan sektor hilir pertambangan: ancaman dan perlindungan terhadap lingkungan hidup.” Jurnal ius constituendum 7, no. 1 (2022): 177–91. DOI: https://doi.org/10.26623/jic.v7i1.4908

Sitompul, Petty Sari, Dan Dadang Supriatna. “sinergitas satuan polisi pamong praja dan dinas lingkungan hidup dalam mewujudkan ketertiban kebersihan dan keindahan wilayah perkotaan di kabupaten kotawaringin timur provinsi kalimantan tengah.” Other, institut pemerintahan dalam negeri, 2024. Http://eprints.ipdn.ac.id/16856/.

Soeikromo, Deasy, Meylan Maasye Maramis, Diana Esther Rondonuwu, Reyfel Alfriets Rantung, Dan Presly Prayogo. Problematika penegakan hukum wilayah kepulauan. Penerbit widina, 2026.

Wulandari, Fitriya, Dan Devina Syifa Salsabila. “paradigma antroposentrisme di kalangan masyarakat indonesia.” Journal of law and social change review 1, no. 01 (2026). Https://jurnal.sshpublikasi.com/index.php/jlscr/article/view/388.

Downloads

Published

2026-07-07

How to Cite

Dinamika Penegakan Hukum Lingkungan di Kalimantan Tengah: Paradoks Ekonomi dan Konservasi Hutan. (2026). TAFAQQUH, 11(1), 1-13. https://doi.org/10.70032/22p9pm57